• Konsep Kota Masa Depan

    Air menempati sekitar 71 persen dari permukaan bumi kita yang berharga. Dan dengan intensitas serius pemanasan global, ini menjadi awal mula pada beberapa dari Negara kehabisan ‘tanah’ untuk membangun mega-kota, pemukiman megah dan konurbasi luas. Tapi sebelum kita menekan tombol panik, telah ada usulan progresif belum walaupun kredibel untuk merancang dan membangun habitat manusia di laut! inilah 10 konsep paling menakjubkan kota mengambang yang akan dibangun di laut. .. Read more
  • Earth

    Segala sesuatu tentang bumi di dalam maupun di luar , masa depan maupun masa lalu .. Open
  • Fenomena Alam

    Membahas Berbagai Macam misteri/Fenomena/Hal Baru yang ada di alam sekitar .. Open
Tampilkan postingan dengan label Earth. Tampilkan semua postingan

10 Pembangkit Energi yang Bisa Diperbaharui Untuk Menyelamatakan Bumi

Energi merupakan kebutuhan tak terelakkan di saat kita ingin perkembangan yang begitu pesat. Banyak fenomena alami berkontribusi untuk memproduksi energi tanpa harus merusak lingkungan.

Mereka disebut sumber energi terbarukan dan mereka membantu untuk menghindari pencemaran, baik di lokasi perkotaan dan atau di lokasi terpencil baik dalam sekala besar atau kecil. Mereka membentuk semacam siklus tanpa dikurangi dari setiap sumber daya untuk menghasilkan energi.


10. Energi Pasang Surut 

Pembangkit Energi dari pasang surut laut bukanlah sumber energi yang sangat populer, tapi memiliki potensi besar dalam waktu dekat. Generator arus pasang surut dan generasi rentetan memanfaatkan energi pasang surut.


Penghasil energi ini Eco-friendly dan tidak membahayakan lingkungan sama sekali. Ini mengikuti prinsip yang sama seperti turbin angin, tapi bukan menggunakan udara, generator berputar dalam air.

Tidak seperti energi angin dan matahari, pembangkit pasang surut dapat diprediksi. Sejak zaman dahulu, peristiwa pasang surut dikendalikan langsung dari gerakan relatif dari sistem Bumi-Bulan dan tingkat yang lebih rendah dari sistem Bumi-Matahari.

Lunar Energi, sebuah perusahaan Inggris yang pertama kali mendirikan sebuah pembangkit energi pasang surut di pantai Pembrokshire di Wales, menyediakan listrik ke ribuan rumah.



9. Energi dari Gelombang/Ombak Laut 

Memprediksi arah laut dan gelombang adalah pekerjaan yang sangat sulit, namun tidak mustahil. Energi Ombak adalah transportasi energi oleh gelombang permukaan laut, dan penangkapan energi untuk pemompaan atau desalinating air sebagai pembangkit listrik.



Di Eropa, Pembangkit Energi dari gelombang telah diperkenalkan, menggunakan floating Pelamis Wave Energy konverter. Mereka menggunakan perangkat mengambang dan menghasilkan energi melalui gerakan meliuk-liuk, atau dengan gerakan mekanis dari puncak gelombang dan lembah.

Energi Gelombang laut tidak sama dengan fluks diurnal Energi pasang surut dan pilin stabil arus laut, meskipun kadang sering membingungkan.

Kami telah mengejar teknologi ini sejak tahun 1890 dan Pembangkit Energi Gelombang Laut Komersial pertama di dunia berbasis di Portugal, di Aguçadora Wave Park, terdiri dari tiga 750 kilowatt perangkat Pelamis.



8. Energi Matahari 

Memproduksi listrik dengan memanfaatkan energi matahari dan (PV) fotovoltaik sel disebut Teknologi Solar. Sel surya menjadi lebih efisien, diangkut dan bahkan fleksibel, yang memungkinkan untuk kemudahan instalasi.



Didukung oleh satu solar cell atau rumah grid yang menerima kekuatan dari photovoltaic disarray; PV; Aplikasi energi PV dapat menghasilkan energi di semua ukuran.



7. Energi Angin 

Pembangkit Energi Angin diinstal pada lahan pertanian atau daerah penggembalaan, memiliki salah satu dampak lingkungan terendah dari semua sumber energi. Turbin angin digunakan untuk mengubah energi angin menjadi energi listrik atau mekanik.



Energi angin secara historis telah digunakan langsung untuk menggerakkan kapal layar atau dikonversi menjadi energi mekanik untuk memompa air atau menggiling gandum, tapi aplikasi utama tenaga angin saat ini adalah pembangkit listrik.

Spanyol, Portugal, Jerman, Irlandia, Eropa memimpin dunia dalam produksi tenaga angin lepas pantai. Amerika Serikat dan China menyediakan sumber daya lahan yang sangat memungkinkan



6. Pembangkit listrik tenaga air 

Ini adalah bentuk paling banyak digunakan dari energi terbarukan. Gaya gravitasi dari air yang jatuh adalah titik kunci dalam generasi pembangkit listrik tenaga air. Di daerah-daerah terpencil, hidro skala kecil dipasang di sungai dan kali dengan sedikit efek pada ikan atau lingkungan.


Proyek hidroelektrik dibangun untuk menyediakan sejumlah besar tenaga listrik yang dibutuhkan untuk industri. Di Suriname, Waduk Brokopondo dibangun untuk menyediakan listrik bagi industri aluminium

Alcoa. Selandia Baru Manapouri Power Station dibangun untuk memasok listrik ke smelter aluminium pada Tiwai Point.



5. Radiant Energi 

99% dari biaya listrik normal dapat disimpan dengan menggunakan energi radiasi. Ini melakukan fungsi yang sama, tetapi tidak memiliki perilaku yang identik dengan listrik.




Nikola Tesla's pemrakarsa pemancar, perangkat T. Henry Moray's radiant energy, Edwin Gray motor EMA, dan Paul Baumann's mesin Testatika semua berjalan pada energi radiasi. Fraksinasi adalah metode pengumpulan energi alam dari lingkungan atau penggalian dari listrik.

Nikola Tesla membangun salah satu telepon nirkabel awal didasarkan pada energi radiasi. Resonansi dari pemancar dan penerima perangkat itu disetel ke frekuensi yang sama, yang memungkinkan mereka untuk berkomunikasi.



4. Listrik Tenaga Panas Bumi 

Daya Panas Bumi diekstrak melalui proses alami memberikan panas ke salah satu unit pembangkit listrik tenaga panas bumi. Biaya yang efektif, kehandalan, dan ramah lingkungan tidak lagi terbatas kepada daerah dekat batas lempeng tektonik.


Pemanasan unit telah mendorong jangkauan dan ukuran sumber daya yang layak untuk diperluas. Kelompok terbesar pembangkit listrik tenaga panas bumi di dunia berlokasi di geyser, lapangan panas bumi di California, Amerika Serikat.

Sebagian besar biaya penanaman listrik masuk ke pengeboran karena tidak memerlukan bahan bakar apapun. Saat ini 24 negara yang memanfaatkan teknologi ini dan lokasi potensial yang menjadi pertimbangan.



3. Biomassa 

Biomassa, dalam industri produksi energi, merujuk pada bahan biologis yang hidup atau baru mati yang dapat digunakan sebagai sumber bahan bakar atau untuk produksi industrial.


Umumnya biomassa merujuk pada materi tumbuhan yang dipelihara untuk digunakan sebagai biofuel, tapi dapat juga mencakup materi tumbuhan atau hewan yang digunakan untuk produksi serat, bahan kimia, atau panas.

Biomassa dapat pula meliputi limbah terbiodegradasi yang dapat dibakar sebagai bahan bakar. Biomassa tidak mencakup materi organik yang telah tertransformasi oleh proses geologis menjadi zat seperti batu bara atau minyak bumi.

Biomassa biasanya diukur dengan berat kering. 0,5 persen pasokan listrik di Amerika Serikat berasal dari perusahaan pembangkit listrik biomassa. 



2. Compressed Natural Gas 

Jika Anda perlu pengganti bahan bakar fosil untuk bensin, solar, atau propana, Compressed Natural Gas adalah solusi untuk Anda. Hal ini bersih dan aman untuk digunakan.



CNG digunakan dalam mobil tradisional dengan pembakaran bensin yang telah dikonversi menjadi kendaraan bio-fuel (bensin / CNG). Ini menjadi dikenal secara luas di Eropa dan Amerika Selatan akibat meningkatnya biaya bensin.



1. Daya nuklir 

Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) adalah stasiun pembangkit listrik thermal di mana panas yang dihasilkan diperoleh dari satu atau lebih reaktor nuklir pembangkit listrik.



PLTN termasuk dalam pembangkit daya base load, yang dapat bekerja dengan baik ketika daya keluarannya konstan (meskipun boiling water reactor dapat turun hingga setengah dayanya ketika malam hari).

Daya yang dibangkitkan per unit pembangkit berkisar dari 40 MWe hingga 1000 MWe. Unit baru yang sedang dibangun pada tahun 2005 mempunyai daya 600-1200 MWe.

Hingga tahun 2005 terdapat 443 PLTN berlisensi di dunia, dengan 441 diantaranya beroperasi di 31 negara yang berbeda. Keseluruhan reaktor tersebut menyuplai 17% daya listrik dunia.

Perancis memproses ulang limbah nuklir untuk mengurangi massa dan membuat lebih banyak energi. Pengolahan berpotensi dapat memulihkan sampai dengan 95% dari sisa uranium dan plutonium dalam bahan bakar nuklir bekas, meletakkannya ke dalam campuran bahan bakar oksida baru.

Hal-hal yang Terjadi Jika Bumi Berhenti Berputar

http://faktabukanopini.blogspot.com/ 
Bumi berotasi dengan kecepatan 1600 km/jam. Sejarah menunjukkan, rotasi bumi melambat 2 detik tiap 100 ribu tahun. Eksperimen ini mempercepat perlambatan itu untuk melihat efeknya pada kehidupan di bumi sebesar 1 km/jam per hari. Perlambatan hingga berhenti total dirancang memakan waktu 5 tahun. Berikut adalah hal-hal yang akan terjadi jika bumi berhenti berputar: 

-Navigasi pesawat memakai GPS dengan bantuan satelit. Satelit ikut berputar di atas bumi menyesuaikan dengan waktu di darat. Perlambatan rotasi bumi menyebabkan satelit keliru memposisikan pesawat, dan pesawat akan mendarat di tempat yang tidak seharusnya. Dengan kata lain, akan terjadi banyak kecelakaan pesawat terbang. Penerbangan hanya digunakan untuk yang penting-penting saja. Penumpang dipaksa mencari alternatif transportasi. AKibatnya, kereta api, kapal laut, dan bus penuh sesak. 

-Gejala lainnya adalah pertambahan durasi hari. Perlambatan rotasi bumi menyebabkan perpanjangan hari. 1 hari bukan 24 jam lagi, tapi akan bertambah menjadi 28 jam setelah 5 bulan. Jam sudah tidak bisa diandalkan lagi. 

-Dunia ekonomi hancur, saham-saham pun berguguran. 

-Rotasi bumi membuat bumi tidak bulat sempurna tapi agak lebar di khatulistiwa karena putarannya. Yang melebar adalah laut yang terkumpul di khatulistiwa. 

-Kalau rotasi melambat, laut akan mengalir ke kedua kutub yang menyebabkan banjir di Eropa dan surut di khatulistiwa termasuk Indonesia. 

-Bukan cuma laut, udara bakal mengalir ke khatulistiwa dan menyebabkan naiknya tekanan udara. Paru-paru kita di Indonesia bisa pecah menghirup udara seperti itu. Sebaliknya, di belahan bumi utara dan selatan sudah seperti tinggal di gunung, udaranya tipis. Anak-anak dan orang tua akan merasa tersiksa. 

-Kehidupan flora dan fauna pun terganggu. Hewan yang bermigrasi akan kebingungan dengan hari yang terus bertambah panjang dan akhirnya mati kepanasan/kedinginan. Tanaman juga tersiksa dengan terik matahari yang lebih panjang dari pada biasanya dan juga oleh dinginnya malam yang panjang. 

-Selain itu juga terjadi aktivitas geologi yang ekstrim, seperti gempa bumi dan gunung meletus di lokasi yang biasanya aman. Penyebabnya adalah gesekan yang timbul oleh lapisan-lapisan bumi yang perlambatannya berbeda-beda. 

-Putaran inti bumi menghasilkan medan magnet yang melindungi bumi dari radiasi matahari. Tapi kalau sudah melambat, medan magnet ini akan melemah dan radiasi matahari bebas masuk dan membuat kanker kulit pada manusia. 

-Setelah 4 tahun, 1 hari = 13 hari normal. Semua manusia mengalami jet lag permanen, tidak bisa tidur karena masih terang. Eropa, Amerika selatan, dan Afrika bagian selatan akhirnya tenggelam total. Di khatulistiwa, muncul benua baru dari surutnya laut. Sumatera, Jawa, dan Kalimantan terhubung oleh dangkalan Sunda, sedangkan Papua dan Australia terhubung oleh dangkalan Sahul. Orang-orang berbondong-bondong pindah ke tanah baru yang tidak banjir dan masih bisa bernafas lega. Kapal laut kandas ke dasar laut yang kering. Perdagangan internasional sudah tidak ada lagi. 

-Cuaca menjadi sangat ekstrim. Karena sinar matahari berlangsung lama, maka badai bisa berminggu-minggu lamanya. 

-Akhirnya setelah 5 tahun, bumi berhenti total tapi masih berevolusi (mengelilingi matahari). 1 hari = tahun, terdiri dari 6 bulan siang yang bisa mencapai 50 derajat celsius dan 6 bulan malam yang suhunya sampai -50 derajat celsius (lebih dingin daripada kutub sekarang). 

-Jumlah manusia yang tewas mencapai 6 miliar orang (hampir semuanya). Mungkin ada sedikit orang yang pindah ke daerah yang tidak kebanjiran dan tekanan udaranya nyaman. Kutub bakalan malam sepanjang tahun. Banyak juga tanaman dan hewan yang punah. 

Hollow Earth, Legenda Rongga di Dalam Bumi

Ada banyak Legenda dari berbagai wilayah di dunia yang menceritakan mengenai adanya dunia lain di dalam perut bumi. Tidak banyak yang menaruh perhatian terhadap legenda-legenda ini sampai seorang ilmuwan ternama mengangkatnya ke dalam forum-forum sains. Ide kalau bumi kita memiliki rongga sebenarnya bukan sesuatu yang baru.

Legenda dunia bawah tanah
Pada masa Sumeria kuno, dunia bawah tanah sudah pernah disinggung dalam Epic of Gilgamesh. Di Babylonia, ada kisah mengenai turunnya Ishtar ke dunia bawah tanah. Dalam buku Mesir Kuno "Egyptian book of the Dead", dunia di bawah tanah juga disinggung berkali-kali.

Dalam legenda suku Indian Hopi, bahkan ada panduan bagi kita untuk bisa masuk ke dalam perut bumi yang berongga. Menurut suku ini, dunia yang kita diami adalah dunia keempat. Tiga dunia lainnya berada di dalam perut bumi dan salah satu pintunya berada di antara ngarai-ngarai raksasa Colorado.

Mungkin yang paling menarik dari semuanya adalah legenda Tibet mengenai Agharta yang secara harfiah berarti "Kerajaan bawah tanah di pusat bumi dimana raja dunia memerintah".

Menarik, karena masyarakat Tibet menggambarkannya dengan cukup lengkap. Bahkan menurut mereka, kerajaan Shambhala yang misterius juga berada di dalam perut bumi.

Pantas, tidak ada yang bisa menemukannya.

Setelah cukup lama dikenal di dalam legenda-legenda kuno masyarakat dunia, ide bahwa bumi ini memiliki rongga mulai mendapat tempat di dunia sains modern.

Hollow Earth dalam Sains
Lebih dari 2.000 tahun yang lalu, Plato memang telah menyinggung adanya lorong-lorong bawah tanah yang membentuk struktur bumi. Namun, pandangan ini baru mendapatkan perhatian ketika dicetuskan oleh ilmuwan ternama bernama Edmund Halley.

welcome to my worldEdmund Halley (1656-1742) adalah seorang astronom Inggris yang secara tepat berhasil mengkalkulasi orbit komet yang melewati bumi setiap 76 tahun. Kita mengenalnya sebagai komet Halley.

Ia mencetuskan ide mengenai hollow earth pada tahun 1692. Menurutnya, di bawah kerak bumi yang setebal 500 kaki, ada ruang berongga yang di dalamnya memiliki atmosfer yang mendukung kehidupan.

Bagi kita yang mendengarnya, mungkin mengira Halley terjebak ke dalam pseudo science yang mendasarkan teorinya pada legenda semata. Namun, ternyata ia punya alasan sains yang cukup masuk akal.

Bahkan ia menuangkannya ke dalam sebuah paper yang memiliki judul cukup panjang, yaitu: "An account of the cause of the change of the variation of the magnetical needle with an hypothesis of the structure of the internal parts of the earth: as it was proposed to the Royal Society in one of their later meetings".

Teori ini diambil oleh Halley karena ia menemukan adanya variasi-variasi di dalam medan magnet bumi. Salah satunya, menurutnya, adalah medan magnet yang berasal dari bola di dalam perut bumi. Ini membuatnya berkesimpulan kalau ada empat bola konsentris berongga di dalam perut bumi. Bola-bola berongga ini memiliki atmosfer yang bisa mendukung kehidupan.

welcome to my world
Menurutnya, Aurora borealis yang sering terlihat di kutub sebenarnya adalah gas bercahaya di dalam perut bumi yang berhasil lolos dari lapisan tipis kerak bumi di wilayah kutub.

Teori yang diajukan oleh Halley kemudian diadopsi oleh ilmuwan ternama lainnya, seorang ahli matematika bernama Leonhard Euler (1707-1783) dan John Leslie (1766-1832).

Bedanya, Euler menolak ide adanya beberapa bola konsentris seperti yang diajukan Halley dan menggantikannya dengan satu bola berongga yang memiliki matahari berdiameter 600 mil yang menyediakan cahaya dan panas untuk peradaban luar biasa yang hidup disana.

welcome to my world
Di lain pihak, John Leslie memang memiliki pendapat yang mirip dengan Euler. Bedanya, ia percaya kalau matahari yang ada di dalam bola berongga itu ada dua, bukan satu. Ia memberi keduanya nama Pluto danProserpine.

Lalu, teori hollow earth kembali diadopsi oleh John Cleves Symmes (1780) yang sampai akhir hayatnya memperjuangkan teori ini tanpa kenal lelah.

Symmes adalah mantan tentara dan pengusaha. Ia juga percaya kalau bumi ini memiliki rongga dan jalan masuk menuju rongga itu berada di kutub utara dan selatan. Ia memperkirakan jalan masuk ini memiliki lebar 4.000 mil dan 6.000 mil.

welcome to my world
Perjuangan Symmes bahkan sampai membuatnya berhasil melobi kongres Amerika sehingga presiden Amerika saat, John Quincy Adams, menyetujui pendanaan ekspedisi menuju Antartika. Namun, sebelum sempat dikucurkan, presiden berikutnya, Andrew Jackson, membekukan pendanaan itu.

Ekspedisi mencari pintu Hollow Earth
Setelah kematian Symmes, salah seorang pengikutnya yang bernama Jeremiah Reynolds, berhasil meyakinkan pemerintah Amerika untuk melakukan ekspedisi ke Antartika pada tahun 1838.

Memang para penjelajah tidak menemukan lubang raksasa disana, namun mereka menemukan bukti kalau Antartika bukan cuma sekedar wilayah es, melainkan benua bumi yang ke-7.

Teori Hollow Earth kembali mendapat perhatian pada tahun 1846 karena adanya penemuan bangkai utuh seekor Mammoth di Siberia.

Dalam tubuh mammoth itu ditemukan tanaman yang belum tercerna. Ini menunjukkan kalau hewan ini mati dengan tiba-tiba ketika sedang makan. Beberapa orang percaya kalau makhluk itu awalnya hidup di wilayah hangat di dalam hollow earth. Lalu, tanpa sengaja tersesat keluar lewat lubang di kutub utara. Ketika bertemu dengan wilayah dingin, hewan ini mati seketika.

Tentu saja, ini cuma teori yang tidak bisa dibuktikan. Tapi paling tidak penemuan ini membuat antusiasme mengenai Hollow earth terus berkembang hingga menarik perhatian Jules Verne, seorang penulis fiksi sains.

Pada tahun 1864, ia menerbitkan buku berjudul Journey to the Center of the Earth yang menceritakan mengenai sebuah lubang di Islandia yang menuju ke dalam perut bumi.

Pada tahun 1869, teori Hollow earth mulai berkembang menjadi semakin mengada-ngada.

Cyrus Teed dan Hollow Earth
Cyrus Reed Teed, seorang herbalis dan alkemis, mengaku kalau ia mendapatkan penglihatan mengenai seorang wanita yang memberitahukan kepadanya kalau ia berasal dari dalam rongga di dalam perut bumi.

Penglihatan ini cukup mempengaruhi hidup Teed. Empat puluh tahun berikutnya, ia mempromosikan ide ini ke seluruh dunia. Bahkan ia mendirikan sebuah sekte bernama Koreshans yang pengajarannya berkisar kepada dunia Hollow Earth.

Tidak sampai disitu, Teed kemudian memperkenalkan modifikasi baru dari teori hollow earth yang sering disebutConcave Sphere. Menurutnya, KITA-lah yang sedang hidup di dalam rongga bumi. Jadi, ada manusia lain yang hidup di dunia atas.

welcome to my world
Tidak ada Lubang di Kutub
Pada awal abad ke-20, transportasi sangat minim. Wilayah kutub belum terjelajahi dengan sepenuhnya. Karena itu, tentu saja teori Hollow Earth akan menjadi sangat susah dibantah.

Tapi, semuanya berubah ketika penerbang Richard E.Byrd (1888-1957) berhasil melakukan penerbangan melintasi kutub utara dan selatan. Ia tidak menemukan adanya lubang raksasa seperti yang dipercaya para penganut teori Hollow earth.

Pada abad 20. kutub utara dan selatan bukan lagi wilayah yang misterius. Transportasi yang lebih maju dan satelit yang secara teratur menghasilkan citra bumi dari luar angkasa sebenarnya sudah bisa menjelaskan kalau di kutub utara dan selatan, tidak terdapat lubang menuju Hollow Earth.

Hollow Earth dan UFO
Walaupun begitu, teori ini masih saja menarik perhatian banyak orang. Bahkan, mereka mulai mengaitkannya dengan fenomena UFO. Contohnya Ernst Zundel yang menulis buku berjudul UFO-Nazi's Secret Weapon?

Ia mengklaim kalau Hitler dan batalyon terakhirnya berhasil lari ke Argentina dengan sebuah kapal selam, lalu mendirikan sebuah markas untuk piring terbang di sebuah lubang di kutub selatan yang mengarah ke dalam perut bumi. Zundel juga percaya kalau Nazi berasal dari ras terpisah yang berasal dari dalam perut bumi. Sepertinya Zundel memiliki pandangan yang sama dengan Hitler.

Pandangan ini mungkin muncul karena pada tahun 1940an, Hitler yang menjadi sangat tertarik dengan ide mengenai Hollow Earth disebut pernah mengirim ekspedisi menuju Rugen, salah satu pulau di Baltic, walaupun tidak membawa hasil. 

Ray Palmer adalah penulis lain yang mengkaitkan antara Hollow earth dengan piring terbang. Pada tahun 1940an, bersama Richard Shaver, ia berspekulasi: 'Karena UFO sering terlihat di langit bumi sepanjang sejarah, maka pastilah UFO-UFO tersebut berasal dari bumi'.

Jadi, menurut mereka, UFO tersebut sebenarnya berasal dari dalam perut bumi yang berongga. Shaver bahkan mengaku pernah tinggal bersama orang-orang dari dalam perut bumi. Pandangan ini membuat keduanya dikenal sebagai bapak gerakan ufology modern. Tentu saja teori ini akan sangat sulit dibuktikan. Tetapi, tetap saja banyak orang lain yang masih percaya adanya rongga di dalam perut bumi.

Beberapa bahkan mengaku pernah masuk kedalamnya. Ada yang bilang kalau mereka mencapai rongga di dalam perut bumi lewat gua-gua purba atau lubang pertambangan kuno. Ada lagi yang berteori kalau segitiga bermuda adalah jalan masuk menuju rongga di dalam perut bumi.

Sebagian percaya kalau pintu masuk yang sebenarnya bukan di wilayah kutub, melainkan di wilayah lainnya di dunia seperti Gunung Shasta di California, Gua Mammoth di Kentucky atau pegunungan Himalaya di Tibet.


welcome to my worldGunung Shasta

Pada tahun 1993, Katharina Wilson menulis sebuah buku berjudul The Alien Jigsaw. Dalam bukunya, ia menceritakan mengenai pengalamannya diculik oleh alien dan dibawa ke dunia bawah tanah. Buku serupa juga pernah ditulis tahun 1995 oleh Timothy Good yang menceritakan pengalamannya dibawa ke markas UFO di dalam tanah.

Ketika Halley dan Euler merumuskan teori Hollow Earth, tidak ada yang menganggapnya mengada-ngada. Soalnya, para ilmuwan itu hidup di abad ke-17 dimana ilmu pengetahuan mengenai struktur bumi belum sempurna. Lagipula, banyak wilayah bumi yang belum terjelajahi. Tapi, ketika sains modern mulai berkembang, kitapun tahu kalau bumi ini tidak berongga.

Struktur Bumi yang Sebenarnya
Bagaimana kita bisa yakin kalau bumi ini tidak berongga?

Ada beberapa argumen, misalnya, walaupun kita tidak pernah melihat isi perut bumi, namun kita bisa "melihatnya" dengan menggunakan vibrasi (umumnya lewat gempa bumi) yang bergerak dari ujung bumi yang satu ke yang lain. Dengan menggunakan metode ini, para geologis bisa menggambarkan kondisi struktur bumi yang sebenarnya. Dari sini kita tahu kalau bumi ini memiliki inti dan kerak bumi, tanpa rongga tentu saja.

welcome to my world
Jika bumi ini berongga, maka ia akan memberikan hasil yang berbeda dalam pengamatan seismik.

Lalu, kita juga tahu kalau di bawah kerak bumi, terdapat batu-batuan panas cair yang bernama magma. Ini bisa terjadi karena suhu akan menjadi semakin tinggi sesuai dengan kedalaman. Pada kedalaman sekitar 100 kilometer, suhu di dalam perut bumi diperkirakan sebesar 1.200 derajat celcius.

Magma ini bisa keluar menuju permukaan bumi lewat gunung-gunung api di seluruh dunia. Magma yang keluar dari perut bumi disebut dengan Lava. Kalau ada rongga di dalam perut bumi, Bagaimana menjelaskan pengaruh suhu yang tinggi ini terhadap rongga tersebut?

Struktur bumi yang kita kenal sekarang juga terlihat ketika manusia membuat lubang ke dalam perut bumi. Lubang terdalam yang dibuat oleh manusia saat ini adalah lubang yang terdapat di Sovyet. Dalamnya 12,3 kilometer. Sampai sejauh ini apa yang diamati dari pengeboran itu masih sesuai dengan ilmu geologi yang dikenal saat ini.

Jadi, kita tidak pernah menemukan lubang raksasa di kutub. Kita juga tidak punya bukti kalau bumi ini berongga dan ada matahari yang menyertainya. Sekarang, bahkan dengan mudah kita dapat mengakses google earth dan melihat sendiri kondisi di kutub atau tempat-tempat lain di dunia.

Karena itu, boleh dibilang, setelah hampir 400 tahun sejak diajukan oleh Halley, teori Hollow Earth telah berpindah tempat dari dunia sains menuju dunia pseudo sains.